Properti merupakan instrument investasi yang bagus apapun itu jenisnya, bisa rumah, tanah, apartemen, kondominium, villa, kos-kosan, kontrakan, dll. Namun ada kalanya instrument investasi yang menguntungkan tersebut harus dijual karena adanya beberapa keperluan seperti biaya berobat, biaya pendidikan, biaya naik haji/umroh, dll.

Namun, menjual properti tidaklah mudah, tidak bisa terjual dengan hitungan hari, bisa berbulan-bulan, bahkan tahunan. Pemilik sudah menjual rumah harga murah, banting harga habis-habisan, namun sulit terjual. Sedangkan tetangganya menjual dengan harga yang lebih tinggi dan laku!!! Apa rahasianya?

Cat ulang.

Warna cat tembok rumah Anda sudah kusam? Coba cat ulang kembali. Pergunakan warna cat yang cerah, warna-warna ceria seperti putih, orange, hijau, dll. Jika Anda ingin bereksperimen dengan warna-warna berani seperti warna merah, bisa diterapkan di dapur.

Bersihkan lantai.

Lantai yang bersih mencerminkan penghuninya suka menjaga kebersihan. Jika ada lantai yang retak, pecah, ganti dengan yang baru. Selain membuat pemandangan tidak nyaman tentunya akan membahayakan penghuni rumah.

Rapikan taman.

Jika rumah Anda mempunyai taman, rapikan taman tersebut. Siram rumput yang ada agar segar kembali. Buang ilalang yang ada. Dengan adanya taman yang rapi dan tanaman yang segar, bisa membuat pembeli merasa senang dan nyaman dengan nuansa alami yang ditimbulkan dari taman tersebut.

Perhatikan dapur dan kamar mandi.

Dapur dan kamar mandi merupakan area yang banyak mengandung kuman bakteri. Jaga kebersihannya dengan baik. Berikan pewangi/pengharum ruangan di area tersebut.

Sembunyikan perabotan.

Jika rumah yang dijual masih Anda tempati, rapikan barang-barang yang ada. Simpan dengan rapi barang-barang Anda di dalam kardus, atau dimasukkan ke dalam gudang. Buat rumah menjadi rapi sehingga calon pembeli menjadi nyaman pada saat survei.

Kerjasama dengan agen/broker properti.

Jangan gengsi bekerjasama dengan agen/broker properti. Berbagilah keuntungan dengan mereka. Para agen/broker properti profesional biasanya sudah mempunyai listing buyer potensial yang cocok dengan rumah yang dijual.

Selain melakukan cara-cara di atas untuk meningkatkan harga rumah Anda, perhatikan juga kelengkapan dokumen-dokumennya, seperti sertifikat dan IMB. Jangan lupa untuk melunasi PBB yang belum terbayar. Karena pembeli cenderung membeli properti yang suratnya lengkap dan pajak-pajaknya sudah dibayar.

Jika konsumen ingin mengajukan KPR tidak akan kesulitan karena untuk mengambil KPR harus disertai sertifikat dan IMB rumah tersebut. Dengan cepatnya proses KPR yang diajukan calon pembeli, semakin cepat rumah terjual.

via Cara Cepat Jual Rumah Harga Tinggi.

 

Sumber : http://semanggiproperty.wordpress.com