Tags

table-manner

Istilah table manner alias etiket makan, selama ini identik dengan acara jamuan makan resmi bergaya Barat. Sebenarnya tidak demikian. Etiket makan tidak hanya ada di negara-negara barat. Di negara lain seperti Jepang, Cina, termasuk di Indonesia pun, dikenal etiket makan.

Makan, adalah alat bantu komunikasi. Paham etiket di meja makan mempermudah kita dalam pergaulan. Dalam acara jamuan makan, tata cara makan atau Table Manner merupakan hal utama yang penting diperhatikan. Tata cara makan menunjukkan siapakah diri kita sebenarnya.

Table Manner kerap menjadi ketakutan tersendiri bagi yang tidak terbiasa. Tata cara santap yang terasa kaku ini memang bukan budaya asli nusantara, jadi tidak terlalu salah bila kita merasa canggung.

Namun dengan mengetahui patokan dasar table manner, kita bisa juga menikmati jamuan makan malam dengan rileks dan benar.

Berikut patokan dasar dalam table manner :

  1. Saat menerima undangan, periksa apakah ada tulisan R.S.V.P (Respondez S’il Vous Plait). Artinya kita harus mengkonfirmasi kehadiran kepada pengundang.
  2. Gala dinner dengan jumlah tamu terbatas, biasanya tamu akan dilayani di meja yang peranti makannya telah disusun.
  3. Saat duduk, ambil serbet (napkin) dihadapan Anda, dan letakkan di pangkuan. Bila serbet terlalu lebar, bisa dilipat dua.
  4. Susunan makanan dimulai dari Appetizer (hidangan pembuka), Main Course (hidangan utama), dan Dessert (hidangan penutup). Setiap hidangan akan diantar oleh pelayan (waiter), sehingga kita tidak perlu repot mengenali jenis-jenis hidangan.
  5. Terlalu banyak piranti makan hingga bingung harus menggunakan yang mana? Ambil saja dari urutan terluar. Misalnya sendok dan garpu urutan terluar. Gelas baru diisi ketika kita mulai bersantap dan saat kita meminta minuman tertentu.
  6. Selanjutnya adalah etika standar yang berlaku umum. Seperti hadir tepat waktu, mematuhi kode berbusana (bila ada), tidak bersendawa di meja makan, dan tidak terlalu keras berbicara.

PELAKSANAAN TABLE MANNER

a. Materi Table Manner

Etika Dalam Jamuan Makan Resmi (formal).

Dimana ini semua biasanya bersifat: lama, khusus, mewah dan aturan-aturannya terntentu.

b. Etiket dalam Table Manner

Berikut adalah beberapa aturan-aturan yang dilakukan dalam Table Manner :

  • MENGHADIRI JAMUAN MAKAN
  1. Harus datang tepat waktu
  2. Sajian Cooktail Party
  3. Tuan rumah mempersilahkan duduk sesuai rencana
  4. Memasuki meja makan
  5. Posissi duduk di kursi Meletakan tas
  6. Menikmati hidangan
  7. Meninggalkan tempat jamuan
  • POSISI DUDUK DI KURSI
  1. Bila anda sudah duduk di kursi, langsung ambil napkin dan letakan di atas pangkuan
  2. Posissi kaki lurus dan jangan disilangkan
  3. Posisi badan tegak
  4. Atur jarak duduk anda dengan meja, jangan terlalu dekat atau terlaalu jauh
  5. Siku jangan diletakan di atas meja
  • MELETAKAN TAS BAWAAN
  1. Letakan di atas pangkuan dan tutup dengan napkin
  2. Letakan tas di belakang kursi bila kursi tidak berlubang
  3. Letakan tas di bawah di sebelah kanan kursi
  •  HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM SEBUAH JAMUAN MAKAN
  1. Jangan Menggeliat atau menyandarkan badan sehabis makan.
  2. Jangan membersihkan gigi di depan tamu.
  3. Tutup mulut anda dengan serbet atau napkin apabila anda batuk.
  4. Hindari meletakkan tangan atau siku anda di atas meja makan.
  5. Jangan menaruh obat-obatan di atas meja makan.
  6. Jangan memperhatikan orang yang sedang makan atau mempermainkan alat-alat makan selama kita menunggu makanan.
  7. Jangan menyisir rambut di meja makan.
  8. Untuk wanita dapat memperbaiki lipstik atau bedak ringan, akan tetapi lebih baik apabila dilakukan di kamar kecil (Toilet).
  9. Sewaktu makan tidak menimbulkan bunyi.
  10. Jangan memegang alat makan sewaktu berbicara.
  11. Jangan mengajak berbicara teman semeja kita sewaktu akan menyuap makanan.
  12. Apabila kita menerima cindera mata atau bingkisan dari seseorang, tidak dibenarkan untuk menanyakan harga atau isinya.
  •  CARA MEMPERGUNAKAN ALAT MAKAN
  1. Alat makan yang tertera disebelah kanan napkin anda akan digunakan mulai dari yang paling luar masuk ke dalam, sedangkan alat yang tertata di atas napkin anda digunakan mulai dari bawah naik keatas.
  2. Gelas air es anda berada disebelah kanan atas anda.
  3. Bila alat makan anda kurang, sebaiknya minta petugas/tuan rumah, jangan mengambil alat makan teman anda yang kursinya masih kosong. Jangan menggunakan alat makan seadanya.
  4. Letakkan alat-alat makan dipiring bila telah selesai makan, jangan diletakkan di atas meja makan.
  5. Bila alat makan terjatuh, mintalah ganti dengan alat makan yang baru.
  6. Bukalah napkin anda sebelum memulai makan, dan letaknya di pangkuan anda.
  7. Bila telah selesai, lipatlah napkin dengan baik dan terletak di sebelah kiri piring anda.
  8. Piring B&B anda berada di sebelah kiri anda
  • ETIKA MENIKMATI HIDANGAN
  1. Makanlah sedikit – sedikit, sesuai dengan rekan semeja anda.
  2. Sebaiknya mulut tertutup sewaktu mengunyah.
  3. Bila anda memerlukan sesuatu yang jauh dari tempat duduk atau jangkauan anda, mintalah bantuan rekan semeja anda untuk mengambilkannya.
  4. Jangan mengajak bicara rekan anda selagi dia menyuap makanan.
  5. Siku tidak dibenarkan berada di atas meja makan saat menikmati hidangan.
  6. Bila tangan kiri tidak digunakan, jangan bersandar di kursi.
  7. Jangan mempergunakan jari anda untuk melepaskan makanan dari garpu tetapi pergunakanlah pisau anda.
  8. Gunakan napkin yang telah disediakan secara baik dan benar.

c. Manfaat yang didapat dari kegiatan Table Manner tersebut

Sangat banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan. Selain sebagai pengalaman, Table Manner juga bisa membantu dalam penyesuaian diri saya jika suatu saat mendapat jamuan resmi, sehingga nantinya tidak memalukan dan kikuk untuk dapat bergabung dengan rekan-rekan yang sudah terbiasa lainnya.

Selain itu kegiatan Table Manner ini akan membuat kita lebih percaya diri, lebih luwes dalam perjamuan makan yang resmi. Dimana hal ini sangat bermanfaat sekali jikalau benar-benar terjadi nantinya kita tidak akan kaku dan etika kitapun akan terjaga dengan baik dimata semua orang yang hadir dalam jamuan makan tersebut.

Hubungannya dengan kesesuaian pada pendekatan pemahaman: budaya, adat istiadat, agama?

  • BUDAYA

Table Manner ini lebih mengambil budaya kebaratan sehingga jika dibandingkan dengan budaya kita di Indonesia memang sangat jauh berbeda dimana kita ini menganut budaya Timur yang islami, maka hal ini sangatlah janggal dan mengasingkan sekali.

Dan karena perbedaan inilah yang membuat keingin tahuan kita, yang dimana suku bangsa Indonesia ini berbeda-beda suku, budaya maupun adat istiadat di tiap daerahnya, dengan belajar Table Manner ini bisa juga sebagai tempat untuk menyatukan budaya yang berbeda-beda ini ketika berada pada jamuan makan yang bisa kita anggap resmi atau tampilannya cukup elegan.

  • ADAT ISTIADAT

Jika dibandingkan dengan Adat Istiadat memang sangatlah jauh berbeda, dimana asalnya seseorang yang ingin makan tinggal suap dan merasa kenyang, tapi dengan adanya table Manner ini yang mengajarkan untuk lebih bertatakrama dalam perjamuan yang resmi kita di haruskan memiliki etika dan sopan santun yang dimana etika dan sopan santun ini bukan dan sangatlah beda jauh dengan etika yang biasa dilakukan oleh orang indonesia kebanyakan karena etika dan sopan santun ini berhubungan dengan adat kebaratan, maka dari itu kita sedikit janggal untuk melakukannya.

Seperti makan dengan peralatan makan yang lebih yang dimana biasanya hanya sendok dan garpu, makan sambil bercakap-cakap yang sebenarnya tidak baik untuk dilakukan ketika makan, makan sambil berdiri dan lainnya.

  (NJ)